MENJADI MILLENIAL YANG CERDAS KEUANGAN


  • 10 April 2021
  • admin
  • Pengumuman

KSPSBM - Sahabat Bintang, sebagian dari kalian pasti sudah memasuki usia bekerja dan kebanyakan dari kalian adalah generasi millenial. Saat ini, generasi millenial memang sedang naik daun. Siapakah generasi millenial? Generasi Millenial adalah kalian yang lahir pada kisaran tahun 1980-2000an atau kalian yang saat ini berumur 17-37 tahun. Generasi millenial identik dengan kemajuan teknologi beserta segala kemudahan yang ada.

Generasi Millenial lahir di zaman dengan akses yang mudah ke lembaga keuangan. Millenial adalah generasi pertama yang tumbuh dengan komputer dan internet, akan lebih mudah bagi millenial untuk mempelajari sektor keuangan dengan cepat dan menerapkannya ke dalam kehidupan. Untuk berinvestasi, millenial cukup mengakses segala hal yang dibutuhkannya melalui internet di gadget mereka.

Gaya hidup yang dinamis ditambah minimnya pengetahuan pengelolaan keuangan membuat mereka millenial merasa sulit untuk mengatur keuangan. Sebagian millenial juga masih sulit mengatur keuangannya sesuai skala prioritas. Lalu, bagaimana cara cerdas bagi kalian Sahabat Bintang yang merupakan millenial untuk mengelola keuangan dengan tepat?

Sahabat Bintang, keberhasilan mengelola keuangan ditentukan oleh kedisiplinan untuk menjaga konsistensi gaya hidup hemat dan cerdas. Hidup hemat berbeda dengan pelit. Hidup hemat adalah mampu untuk mengutamakan kebutuhan di atas keinginan serta mengatur pemenuhan kebutuhan dengan hal-hal berkualitas secara efisien. Jadi, gaya hidup hemat bukan berarti menekan pengeluaran sehingga tidak memperhatikan kualitas, tetapi mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan dan seimbang dengan penghasilan.

Agar Sahabat Bintang berhasil dalam mengelola keuangan, maka kalian perlu menentukan tujuan supaya bisa lebih fokus dalam merencanakan keuangan.

1. Apa tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang Sahabat Bintang dalam?
2. Berapa besar dana yang diperlukan untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut?
3. Tentukan deadline sehingga Sahabat Bintang bisa memantau progress pengelolaan keuangan tersebut.

Kebanyakan millenial menggunakan prinsip "kamu hidup sekali/you only live once" yang membuat gaya hidup serta biaya pergaulan mereka semakin meningkat. Mereka sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Ketika melihat barang bagus di mall, mereka langsung membeli tanpa memikirkan apakah barang tersebut dibutuhkan atau tidak, dan pada akhirnya menyesal telah memberi barang tersebut. Hindari membeli barang karena dasar keinginan bukan kebutuhan.

Selanjutnya, usahakan supaya Sahabat Bintang tidak memiliki utang. Hindari hal-hal konsumtif seperti ajakan hangout yang terlalu sering, terutama untuk hal-hal yang belum terlalu kalian butuhkan dan bukan termasuk tujuan keuangan kalian. Sebelum membeli sesuatu, periksa dulu kondisi keuangan kalian. Jangan karena keinginan untuk tampil keren membuat kalian berhutang. Sahabat Bintang dapat memanfaatkan aplikasi di gadget kalian untuk mengetahui berbagai promo diskon. Bila ingin keuangan terkontrol tiap bulannya, kalian bisa menggunakan aplikasi pengelola keuangan. Dengan begitu kalian bisa lebih mudah mengevaluasi setiap bulannya.

Saat uang jajan atau gaji masuk ke rekening, usahakan agar Sahabat Bintang membuat rencana keuangan sesuai skala prioritas. Triknya kalian bisa menerapkan rumus 40-30-20-10 dalam rencana keuangan. 40% adalah anggaran untuk keperluan sehari-hari, 30% untuk kebutuhan utang, 20% untuk investasi dan tabungan, serta 10% untuk keperluan sosial. Tabungan, investasi, asuransi kesehatan, dan jaminan pensiun merupakan empat hal wajib yang harus masuk ke dalam rencana keuangan jangka panjang Sahabat Bintang. Harga barang dan kebutuhan yang semakin meningkat membuat empat hal tersebut menjadi penting untuk kalian miliki sejak dini. Bukankah menyenangkan kalau kalian bisa bergaul dan hangout serta merasa aman memiliki masa depan yang terjamin?

Yang paling utama, meskipun rencana keuangan Sahabat Bintang sudah sempurna, kalian tetap tidak boleh melupakan dana darurat untuk hal-hal tidak terduga yang mungkin muncul. Jangan biarkan hal-hal tidak terduga tersebut mengganggu rencana keuangan yang sudah susah payah disusun.



Mau Pengajuan Online ?

Partner Kami

KSP SBM sudah menjalin kerja sama dengan banyak pelaku usaha lainnya. Geser ke kiri untuk melihat yang lainnya.